
TONJONG (www.nirmalapost.com) – Rumah Said (44), warga Dukuh Makamdawa RT 03 RW 03 Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Brebes, Rabu (12/8), sekitar pukul 01.50 WIB, jadi sasaran bom petasan rakitan yang dicampur dengan bahan lain, seperti seng, paku dan batu bata merah. Suara ledakan yang mencapai radius 2 kilometer sontak membuat geger warga sekitar.
Sekalipun tidak ada korban jiwa, namun ledakan itu telah merusak kaca jendela, memecahkan ubin keramik dan merusak pilar joglo rumah. Penuturan Said, pada dini hari itu ia dan keluarganya tengah terlelap tidur. Tiba-tiba terdengar bunyi ledakan keras yang langsung membuatnya terbangun. Saat keluar rumah, ia melihat ruang depan rumahnya telah dipenuhi asap putih dan bau obat petasan. "Ketika saya keluar ruangan penuh dengan asap, ternyata kaca jendela juga pecah berantakan," tutur Said.
Bukan hanya itu, di dekat lokasi kejadian juga ditemukan serpihan pipa besi, seng, sebatang paku yang menancap di pilar dan pecahan bata merah. "Sepertinya petasan, tapi dikemas dengan pipa besi," tutur Said yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tukang kayu ini.
Salah satu serpihan pipa besi juga ada yang terlempar sejauh 10 meter dari tempat terjadinya ledakan. Serpihan-serpihan itu langsung diamankan oleh petugas dari Polsek Tonjong, yang datang setelah mendapat laporan dari kepala desa setempat.
Sementara itu, dari pengamatan NP di lokasi kejadian, nampak petugas dari Polsek Tonjong tengah melakukan pemeriksaan. Semua ruangan rumah Said diperiksa dan pekarangan sekitar rumah juga disisir oleh petugas, untuk mendapatkan bukti-bukti lainnya.
Kepala Polres Brebes, AKBP Drs Firli MSi, melalui Kepala Polsek Tonjong, AKP Dasrun SH, saat ditemui NP di lokasi kejadian menuturkan sumber ledakan diduga dari sejenis petasan. Itu dibuktikan dengan warna asapnya yang putih, kerusakan yang ditimbulkan juga hanya pecahnya kaca jendela dan sebagian pilar joglo yang pecah dan retak. "Tadi waktu saya datang juga masih merasakan bau petasan," tuturnya.
Dikatakan, petasan tersebut kemungkinan dikemas dan dirakit secara baik dengan pipa dan pemicu ledakannya dengan disulut memakai api. "Kami tidak temukan semacam detonator sebagai pemicu ledakan, karena itu hanya sejenis petasan," terang Dasrun.
Dasrun menduga, motifnya dendam pada pemilik rumah, tapi akan lebih jelas setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Upaya identifikasi juga tengah dilakukan oleh petugas Unit Identivikasi Polres Brebes yang datang ke lokasi.
Pihak polisi akan terus melakukan penyelidikan dan sedapat mungkin bisa mengungkap kasus itu secepatnya. Begitu pula yang diduga menjadi pelakunya bisa secepatnya ditangkap. "Kami akan bekerja keras untuk bisa mengungkap kasus ini," tandas Dasrun. (nZM)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan komentar: